PUI-PT IS-IoT Telkom University Hadir di Forum Penyusunan Gugus Kemampuan Nasional Rekayasa & Mekanisasi Pertanian

PUI-PT IS-IoT Telkom University Hadir di Forum Penyusunan Gugus Kemampuan Nasional Rekayasa & Mekanisasi Pertanian

Upaya Indonesia menuju Swasembada Pangan & Energi kembali diperkuat melalui agenda kolaboratif berskala nasional. Pada Sabtu, 8 November 2025, Dr. Eng. Asep Suhendi, S.Si., M.Si., Ketua PUI-PT Intelligent Sensing – IoT (IS-IoT) Telkom University, secara resmi diundang untuk menghadiri kegiatan Diskusi & Pemberian Sertifikat Gugus Kemampuan Nasional yang berlangsung di Stage Nusa Farm, Hall 10 – ICE BSD pada ajang INDOGRITECH 2025.

Acara ini digagas oleh FSII (Forum Sinergi Inovasi Industri), Tender Indonesia, dan BRMP – Badan Perakitan & Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, sebagai langkah strategis membangun Gugus Kemampuan Nasional Bidang Rekayasa & Mekanisasi Pertanian. Gugus ini bertujuan memperkuat sinergi pemerintah, peneliti, akademisi, industri, dan pelaku usaha dalam meningkatkan kemandirian teknologi pertanian Indonesia.

Forum diskusi ini juga menghadirkan jajaran narasumber nasional dari lembaga strategis Indonesia, yaitu:

  • Dr. Ir. Agung Prabowo, M.Eng. – Plt. Kepala Balai Besar Perakitan & Modernisasi Mekanisasi Pertanian, Kementan
  • John Anis – Direktur Utama PT Pertamina NRE
  • Anita Puspita Sari – VP Pengembangan Bisnis, Pemasaran & Perencanaan Biomassa PT PLN EPI
  • Geovanni Garias Pradhana – Ketua Bidang II APSENDO (Asosiasi Produsen Spiritus & Etanol Indonesia)

Kehadiran Dr. Asep Suhendi menegaskan kontribusi Telkom University dalam mewujudkan pertanian presisi melalui teknologi sensor, radar, dan Internet of Things (IoT). Berbagai inovasi PUI-PT IS-IoT seperti sensor kualitas tanah, sistem pemetaan kandungan air, dan perangkat monitoring lingkungan menjadi bagian penting dalam transformasi pertanian modern yang lebih efisien dan berbasis data.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan dalam membangun kekuatan nasional di bidang rekayasa pertanian, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset dan implementasi teknologi dari kampus ke masyarakat dan industri. Dengan sinergi yang kuat, Indonesia terus melangkah menuju kemandirian pangan dan energi yang berkelanjutan.