
Telkom University x SYARIFTECH x ITB: Pamerkan Inovasi Teknologi untuk Ketahanan Pangan & Lingkungan Berkelanjutan di NLPE 2025
BSD City, 6–9 November 2025 — Telkom University menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk sektor pertanian, peternakan, dan lingkungan melalui partisipasinya pada Nusantara Livestock & Poultry Expo 2025 yang digelar di ICE BSD City. Ajang ini mempertemukan para inovator nasional untuk mempercepat pemanfaatan teknologi pada sektor vital penopang ekonomi Indonesia.

Pada tahun ini, Telkom University hadir bersama dua mitra ekosistemnya, yaitu SYARIFTECH, startup teknologi karya alumni, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kolaborasi ini menghasilkan rangkaian inovasi yang tidak hanya siap memasuki pasar, namun juga menjawab tantangan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan teknologi tepat guna dan ekonomi hijau.
Inovasi Telkom University
Teknologi berbasis IoT, sensor pintar, dan rekayasa lingkungan menjadi kekuatan utama riset yang ditampilkan:
- Composting Machine – Mengolah limbah kotoran sapi menjadi pupuk kering tanpa bau, mendukung pengelolaan peternakan berbasis ekonomi sirkular (Ketua riset: Dr. Eng. Faisal Budiman)
- Tel-U Rator – Teknologi pembakaran sampah minim asap yang lebih ramah lingkungan (Ketua riset: Drs. Suwandi)
- Aquaponik – Sistem mandiri produksi sayur & ikan berbasis IoT untuk ketahanan pangan perkotaan (Ketua riset: Dr. Eng. Ir. Amaliyah Rohsari, M.Si.)
- PATRIOT-Net – Sistem pintar multi-respon untuk mitigasi empat jenis bencana utama di Indonesia (Ketua riset: Dr. Eng. Khoirul Anwar, M.Eng.).
- Flo Finder – Sensor kualitas tanah untuk meningkatkan hasil pertanian (Ketua riset: Istiqomah, S.T., M.Sc., PUI-PT IS IoT).
- Agriradar – Teknologi radar pemetaan kandungan air tanah untuk pemupukan presisi di perkebunan teh (Ketua riset: Prof. Dr. Aloysius Adya P., M.T.).E-Farm – Sistem monitoring kandang real time untuk kesejahteraan ternak (Ketua riset: Prof. Dr. Aloysius Adya P., M.T.).
- E-Farm – Sistem monitoring kandang real time untuk kesejahteraan ternak (Ketua riset: Prof. Dr. Aloysius Adya P., M.T.).
- AirGradien – Wearable system untuk pemantauan polusi udara personal (Ketua riset: Dr. Casmika Saputra, M.Si.).

Fokus Kolaborasi Industri: SYARIFTECH
Salah satu daya tarik utama pameran adalah hadirnya inovasi Small Egg Grader Machine dari SYARIFTECH, karya alumni Telkom University yang kini berkembang sebagai perusahaan solusi peternakan modern.
Dipimpin oleh Mohammad Fikri Syarif, SYARIFTECH mengambil langkah konkret dalam menjembatani hasil penelitian kampus dengan kebutuhan nyata industri.
Teknologi Small Egg Grader Machine memiliki keunggulan:
- Memilah telur berdasarkan ukuran & berat secara presisi
- Dilengkapi fitur sterilisasi untuk menekan bakteri patogen
- Sangat cocok untuk UMKM dan peternakan skala industri
- Mendukung efisiensi tenaga kerja dan kualitas produk
Keberhasilan SYARIFTECH mencerminkan peran strategis alumni Tel-U dalam memperkuat ekosistem inovasi berbasis industri. Kehadiran startup ini di ajang skala nasional menjadi bukti bahwa riset kampus Tel-U tidak berhenti di laboratorium—tetapi melangkah menuju komersialisasi dan kebermanfaatan publik.

Solusi Distribusi dari ITB
ITB melengkapi kolaborasi ini dengan MODULTRAX, alat bantu distribusi terobosan baru untuk menjangkau wilayah terpencil yang selama ini sulit disuplai oleh moda logistik tradisional.
Melalui kolaborasi ini, Telkom University, dunia industri, dan institusi riset bersatu untuk menghadirkan teknologi berdampak nyata. Upaya ini selaras dengan visi Tel-U sebagai kampus riset berkelas dunia yang mampu melahirkan solusi bagi tantangan bangsa.