Smart Farming Masa Depan : Pertanian Minim Lahan & Monitoring dengan IoT

Smart Farming Masa Depan : Pertanian Minim Lahan & Monitoring dengan IoT

Keterbatasan lahan dan minim cahaya bukan lagi hambatan untuk bertani. Melalui inovasi indoor farming berbasis pencahayaan buatan, tim peneliti Telkom University Purwokerto menghadirkan solusi budidaya microgreen—tanaman bernutrisi tinggi yang kini semakin diminati sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Dengan sistem Controlled Environment Agriculture (CEA), perangkat ini mampu mengatur rasio warna, intensitas, dan durasi cahaya secara presisi. Hasilnya, microgreen seperti selada merah tetap tumbuh optimal di dalam ruangan, dengan kualitas yang setara dengan budidaya konvensional.

Teknologi ini membuka peluang besar untuk pengembangan urban farming, sekaligus mendukung kebutuhan industri pangan sehat di tengah keterbatasan ruang di perkotaan.

Riset ini dikembangkan oleh MAS Aly Afandi, S.T., M.T., dosen Teknik Telekomunikasi Tel-U Purwokerto yang memiliki fokus riset di bidang IoT, AI, elektronika, dan sistem kendali. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari riset menuju solusi nyata—
pertanian masa depan kini bisa dimulai dari dalam ruangan.