Home » Kekayaan Intelektual

Kekayaan Intelektual

AIDENTITAS UNIT SENTRA KI 
1Nama Unit HKIKLINIK HKI
2Nama Perguruan TinggiUNIVERSITAS TELKOM
3AlamatJl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu Bandung 40537
4Telepon dan Fax022-7564500
5e-mail dan websiteklinikhki@telkomuniversity.ac.id / ppm.telkomuniversity.ac.id
6KetuaJULI CATUR PRASETIAWAN, S.T., M.T.
BRINGKASAN PROPOSAL
1Legalitas KR-225/AKD2.5/PPM/2015
2Tugas Pokok FungsiPengelolaan KI di Lingkungan Universitas Telkom
3Struktur OrganisasiSaat ini Klinik HKI memiliki seorang Ketua Klinik HKI bernama Juli Catur Prasetiawan, S.T., M.T. dan seorang pengelola bernama Geraldi Gunawan, S.E., M.M., yang merupakan seorang Pegawai Tetap. Yang bersangkutan sudah diikutkan dalam berbagai kegiatan lokakarya baik workshop, seminar, maupun bimbingan teknis yang dilakukan oleh DJKI maupun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat, ataupun Lembaga Litbang lainnya terkait KI. Pengelola tersebut bertindak sebagai administrasi terkait KI, juga sebagai narasumber dalam setiap kegiatan Sosialisasi terkait KI di lingkungan Universitas Telkom.
Melalui penguatan Sentra KI dimasa yang akan datang diharapkan Klinik HKI akan memiliki struktur organisasi sebagai berikut :








Keterangan :
- Ketua Klinik HKI : Mengidentifikasi potensi Kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh Universitas Telkom, serta membuat kebijakan terkait Pengelolaan KI di Universitas Telkom
- Tim Penilai Kelayakan Permohonan KI (Tim Ad Hoc) :
a. secara independen berada di luar struktur organisasi Klinik HKI, serta bertanggung jawab kepada Ketua Klinik HKI.
b. Bertindak sebagai evaluator kelayakan seluruh permohonan perlindungan Kekayaan Intelektual, dengan mempertimbangakan novelty (tingkat kebaruan), langkah inventif (tidak terpikirkan oleh penemu sebelumnya, dan bersifat solutif), dan dapat diterapkan di dunia industri. Serta tetap berpegang pada keilmuan, kualitas karya yang dihasilkan, serta potensi pengembangan ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi
- Bagian Pendaftaran :
a. Pendaftaran Hak Cipta, Desain Industri, Paten, Merek, Rahasia Dagang, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (Baik internal maupun eksternal Universitas Telkom)
b. Melakukan penelusuran, serta menyiapkan dokumen pendaftaran Kekayaan Intelektual
c. Pengarsipan dan Pemberkasan, serta surat menyurat mengenai tindak lanjut pendaftaran KI
d. Memantau Progres Pendaftaran
e. Pelaporan Data Update KI kepada internal Universitas Telkom
f. Menyelesaikan persoalan terkait aspek legal
- Bagian Sosialisasi :
a. Melaksanakan Presentasi, Seminar, dan Workshop bagi Internal maupun Eksternal Universitas
b. Melayani konsultasi mengenai Kekayaan Intelektual
c. Mengikuti undangan Presentasi, Seminar, dan Workshop terkait Kekayaan Intelektual
d. Membangun komunikasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) terkait kebijakan maupun peraturan perundang-undangan yang membahas mengenai Kekayaan Intelektual
e. Membangun komunikasi dengan Ristek DIKTI terkait kemungkinan kerjasama riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dikaitkan dengan perlindungan Kekayaan Intelektualnya
- Bagian Komersialisasi :
a. Menjembatani kerjasama industri antara inventor, BTP dengan dunia industri terkait pemanfaatan Kekayaan Intelektual Universitas Telkom, baik melalui kerjasama lisensi atau pemanfaatan lainnya
b. Membangun kerjasama “inkubasi bisnis” dengan BTP pada seluruh Kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh Universitas Telkom, dengan pihak lain
c. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan – kegiatan pameran dengan mengikutsertakan Kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh Universitas Telkom
d. Pendampingan konsultansi dalam rangka pembuatan perjanjian lisensi dengan pihak – pihak industri maupun lembaga lainnya, terkait pemanfaatan Kekayaan Intelektual
4Jenis PelayananPendaftaran, Sosialisasi, dan Komersialisasi KI
5Pemasaran dan Produktivitas KI• Terkait hilirisasi Kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh Universitas Telkom, Klinik HKI berkolaborasi dengan Bandung Techno Park (BTP) yang merupakan Lembaga dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), sama halnya dengan Universitas Telkom.
• Sebanyak 242 Karya Intelektual (dengan rincian 240 Hak Cipta dan 2 Desain Industri) yang sudah tersertifikasi, dengan Universitas Telkom sebagai pemilik Hak Lisensi atas Karya Tersebut.
• Per 15 Mei 2017 sebanyak 129 Karya Intelektual sudah didaftarkan melalui Universitas Telkom namun belum mendapatkan sertifikat, mayoritas didominasi dengan Karya – karya yang masuk kedalam Kekayaan Industri (11 Paten, 51 Desain Industri, 8 Merek), dimana dalam proses verifikasi yang didaftarkan membutuhkan waktu diatas dua tahun. Disamping juga terdapat 48 Karya Cipta juga yang belum mendapatkan sertifikat (On Progress)
• Universitas Telkom mengikuti beberapa event berskala nasional yang melibatkan produk- produk / karya mahasiswa yang dilombakan dalam kegiatan tersebut sehingga menjadi sebuah kebutuhan untuk melindungi produk – produk / karya mahasiswa tersebut, serta keragaman disiplin ilmu yang diterapkan di Universitas, memungkinkan hasil – hasil riset yang dihasilkan pun memiliki keragaman potensi KI yang dihasilkan (Hak Cipta, Paten, Desain Industri, Merek, dll), dianggap sebagai Potensi KI yang dimiliki
6Strategi PengawasanKlinik HKI Universitas Telkom berupaya terus melakukan laporan berkala melalui Laporan Triwulan yang dilaporkan pada Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat sebagai Unit yang menaungi Klinik HKI. Laporan KI juga dibuat ketika muncul kebutuhan dari Fakultas terkait evidence untuk akreditasi. Disamping itu Klinik HKI juga membuat Berita Acara atas setiap pengajuan yang mengalami penolakan karena tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga menjadi pembelajaran untuk tidak mengulangi dikemudian hari.
7Sumber Daya InternDari sisi sarana dan prasarana fasilitas kantor yang dimiliki adalah sesuai dengan inventarisasi yang dimiliki oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Telkom dimana Klinik HKI berinduk. Fasilitas – fasilitas yang dimiliki adalah :
• Laptop
• Printer Scanner
• Printer
• PC Computer
• Lemari Berkas / File
• Meja dan Kursi Kantor
• ATK
• Peralatan Rumah Tangga Kantor
• Sofa dan Meja Tamu
8Kendala yang dihadapi• Tidak terakomodasinya data – data KI yang ada sebelum Klinik HKI, sehingga Klinik HKI kesulitan didalam menginventarisasi data – data pendaftaran KI melalui Fakultas, baik secara individu (mandiri) / Fakultas
• Kurang optimalnya pemahaman sivitas akademik mengenai pemanfaatan KI sehingga timbulnya keraguan bagi sivitas KI untuk mendaftarkan KI melalui Universitas
9Keberlanjutana. Strategi komersialisasi
Klinik HKI berencana untuk melakukan kontak industri terhadap beberapa Karya Intelektual yang dimiliki oleh Universitas Telkom di masa – masa mendatang. Terlebih dikarenakan terdapat potensi dari beberapa Karya Intelektual yang telah didaftarkan untuk dihubungkan kepada dunia industri. Potensi lain juga terlihat ketika terdapat Bandung Techno Park (BTP), yang telah memiliki pengalaman yang luas didalam menghasilkan startup – startup bisnis yang handal, dan berada satu komplek pendidikan dengan Universitas Telkom.
b. Strategi peningkatan produktivitas KI
Peningkatan sosialisasi mengenai KI serta pemanfaatannya baik per kelas mahasiswa, seminar, maupun melalui workshop sehingga setiap sivitas akademik semakin memahami potensi KI yang dimiliki dan semakin meningkatkan produktivitas KI. Disamping itu memperkuat serta meningkatkan proses hilirisasi dari setiap produk / karya / hasil riset melalui perjanjian – perjanjian alih teknologi / transfer teknologi.