Peningkatan Performansi Aeronautical Adhoc Network dengan Adaptive Routing Protocol


Peningkatan Performansi Aeronautical Adhoc Network dengan Adaptive Routing Protocol

 

Author		: NINA HENDRARINI
Published on	: SEMINAR SISTEM TELEKOMUNIKASI DAN INFORMASI (UNIVERSITAS ATMAJAYA -JAKARTA INDONESIA)

 

Abstract

Teknologi pada dunia penerbangan semakin maju dengan pesatnya seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan transportasi udara. Demikian juga yang terjadi pada teknologi komunikasi dan navigasi sebagai bagian penting dari teknologi pesawat. Komunikasi terintegrasi pada penerbangan untuk komunikasi suara maupun data mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Suatu teknologi yang fleksibel dikembangkan untuk mendukung komunikasi antar pesawat maupun pesawat dengan stasiun pengendali darat (ground station). Pesawat dengan mobilitas yang tinggi , densitas trafik yang besar,dan jarak yang jauh menjadi tantangan untuk mewujudkan suatu sistem komunikasi yang sesuai. Suatu system adhoc dimana mampu secara cepat membentuk suatu formasi tanpa infrastruktur [3] . Konfigurasi antar node yang berupa pesawat diistilahkan dengan Jaringan Adhoc Pesawat (Aeronautical Adhoc Network/AANET). Jaringan tersebut topologinya ditinjau dalam 3 dimensi (3D).Tidak mudah untuk memperoleh kualitas layanan yang baik pada jaringan yang relative rumit ini. Dengan menganggap availabilitas dan kontinuitas data adalah hal penting dalam komunikasi maka pendekatan pemilihan protokol routing dalam jaringan menjadi kewaspadaan tersendiri. Suatu protokol routing Ad-hoc On demand Distance Vector (AODV) menjadi salah satu pendekatan guna meningkatkan performansi. AODV adalah protokol routing dimana node induk melakukan inisiasi menemukan rute setiap data siap ditransmisikan dengan melakukan komunikasi antar node induk dan node yang dituju,tetapi AODV masih belum menjadikan kecepatan node sebagai parameter penentu langkah berikutnya (next hop). Pad Oleh karena itu pada makalah ini dilakukan modifikasi pada AODV dengan menjadikan parameter kecepatan pesawat menjadi faktor penentu disamping parameter lain yang umum digunakan dalam AODV, selain routing ditinjau pada 3 dimensi dengan dibantu Global Positioning System (GPS) sebagai pemantau lokasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *